European Series: Malaca Strait, The Magnificent Gem Of Indonesia

0
51

Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Maritim Raja Ali Haji menyadari bahwa isu keamanan laut sangat penting dalam berbagai aspek baik itu keilmuan maupun dalam kehidupan sosial, oleh karena itu dalam momen inisiasi dari jurusan ilmu hubungan internasional panitia mengadakan seminar dengan pemateri dari University of Amsterdam.
Kesempatan pertemuan itu dimaksimalkan dengan baik dimulai dari pembahasan tentang Asia Tenggara memiliki wilayah yang cukup srategis dan penting bagi perdagangan dunia adalah Selat Malaka. Selat inilah yang menghubungkan wilayah Asia dengan Eropa dan Timur Tengah. Selat Malaka adalah salah satu checkpoint maritim dunia yang berbahaya dan menjadi tujuan kejahatan transnasional. Selat Malaka berada di antara negara-negara pesisir dari Indonesia, Malaysia dan Singapura di utara pulau Sumatera Indonesia dan selatan Malaysia yang terletak 600 mil panjang dan merupakan koridor utama dari bagian antara Samudera Hindia dan Laut China Selatan. Dengan panjang sekitar 800 km, lebar 50 hingga 320 km, dan kedalaman minimal 32 meter, Selat Malaka merupakan selat terpanjang di dunia yang digunakan sebagai jalur pelayaran internasional. Perkiraan saat ini menunjukkan bahwa 150-500 kapal berupa kapal barang besar dan kapal tanker, tidak termasuk lalu lintas lokal yang melewati Selat Malaka per hari, atau kurang lebih 50.000 kapal per tahun. (Adam, 2007).
Dr. Ursula Daxecker juga menuturkan bahwaSelat Malaka menjadi salah satu kawasan perairan di Asia Tenggara yang paling rawan terjadinya pembajakan dan perompakan laut dikarenakan sekitar 80% perdagangan dunia melewati laut, termasuk wilayah laut di Asia Tenggara. pada tahun 2000 terjadi 75 insiden atau 16 persen dari total serangan bajak laut di dunia. Pada tahun yang sama, 25 persen dari serangan bajak laut dan perompak terjadi di perairan Indonesia. (International Chamber of Commerce, 2000).
Dalam kedepannya seminar ini diharapkan membuka minat bagi seluruh mahasiswa ilmu hubungan internasional dalam membuka wawasan kemaritiman dan mengerti betapa berharganya wilayah kepulauan riau akan sumber kajian terlabih dalam isu keamanan laut internasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here